Peringkat Unair Naik,
Hasil Survei THE-QS World
SURABAYA-The
Times Higher Education -QS World University ( THE – QS World ) kembali melansir
urutan terbaik perguruan tinggi dunia. Dalam rilis terbaru Jum’at lalu (9/10/2009),
peringkat beberapa perguruan tinggi di Indonesia naik, Di antaranya,
Universitas Airlangga ( Unair ).
Di lima besar top universitas, ada Harvard University
Amerika ( pertama ), University of Cambridge Inggris ( kedua ) Yale University
Amerika ( ke tiga ) University College London ( keempat) serta Imperial College
London dan University of Oxford ( masing-masing peringkat ke lima).
Posisi teratas perguruan tinggi di Indonesia masih diduduki
Universitas Indonesia ( UI ), Jika tahun lalu UI berada di posisi ke 287, kini
peringkat mereka naik menjadi 201. Di
peringkat dunia posisi Universitas Gajah Mada (UGM) juga naik, dari peringkat
ke 316 men jadi 250, Sedangkan peringkat Institut Teknologi Bandung (ITB) malah
turun, dari posisi ke 315 menjadi 351.
Dibawah ITB,
untuk peringkat kampus terbaik, ada Unair. Unair berada di urutan ke 401 di
antara top universitas. Dibandingkan tahun lalu, posisi Unair kali ini naik
cukup signifikan, sebab sebelumnya kampus yang didirikan tahun 1954 itu
bertengger diurutan ke 501.
Posisi Institut
Pertanian Bogor ( IPB ) dan Universitas Diponegoro ( Undip) Semarang masih
berada di bawah Unair, IPB dan Undip berada di posisi ke 501.
Pemeringkatan 500
Universitas terbaik di dunia itu merupakan hasil survei di lima ribu perguruan
tinggi di seluruh dunia. Pemerintah dan universitas di penjuru dunia belakangan
memang ramai-ramai berinvestasi meningkatkan citra dan pengakuan di pentas
internasional. Sebab pendidikan tinggi kini telah menjadi industri global.
Bahkan saat ini
peringkat universitas digunakan oleh para pengusaha untuk mengidentifikasi
calon tenaga kerja dan pengajar sekaligus membentuk kemitraan. Peringkat
tersebut juga menjadi acuan orang tua dan pelajar untuk mencari lembaga
pendidikan bermutu.
Wakil Rektor I Unair Prof.Dr. Zainuddin Apt mengatakan
peringkat Unair memang naik cukup signifikan dalam peningkatan yang dilakukan
The Times Higher Education _QS World
University. Sebab selama ini Unair telah meningkatkan
performa sesuai dengan indikator penilaian lembaga itu.
Kajian peringkat
tersebut meliputi pengembagan riset dosen yang dipublikasikan di jurnal
internasional, kajian penggunaan lulusan, jumlah pengajar internasional, jumlah
mahasiswa internasional, rasio dosen dengan mahasiswa, hingga tata kelola.
”Kami akan terus
berupaya meningkatkan kualitas” tegasnya.
Dia menjelaskan
tahun ini terdapat sepuluh dosen yang mempublikasikan penelitian di jalur
internasional. Selain itu peningkatan itu diraih karena ada kelas-kelas
internasional. Saat ini, Unair melakukan double degree dengan beberapa kampus
luar negeri. Di antaranya, Groningen University ( Belanda ) Cobe University (
Jepang ). Bonn University ( Jerman ) dan Hiroshima University ( Jepang ).
Zainuddin
menambahkan, Unair sebetulnya tidak semata-mata mengejar output peringkat
dunia. Yang lebih diutamakan adalah terus menerus meningkatkan kualitas
pendidikan dengan stardart internsional.
”Untuk itu,
perbaikan-perbaikan terus kami lakukan dengan berbasis kebangsaan” pangkas
Zainuddin. ( Sumber : Metropolis – Jawa Pos )